Kepemimpinan

Kepemimpinan efektif mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur dalam program studi, mengikuti nilai, norma, etika, dan budaya organisasi yang disepakati bersama, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat.

Kepemimpinan  mampu  memprediksi  masa  depan,  merumuskan  dan  mengartikulasi  visi  yang  realistik,  kredibel,  serta mengkomunikasikan visi ke depan, yang menekankan pada keharmonisan hubungan manusia dan  mampu  menstimulasi secara intelektual dan arif bagi anggota untuk mewujudkan visi organisasi, serta mampu memberikan arahan, tujuan, peran, dan tugas kepada seluruh unsur dalam perguruan tinggi. Dalam menjalankan fungsi kepemimpinan dikenal kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik. Kepemimpinan operasional berkaitan dengan kemampuan menjabarkan visi, misi ke dalam kegiatan operasional program studi.

Kepemimpinan organisasi berkaitan dengan pemahaman tata kerja antar unit dalam organisasi perguruan tinggi. Kepemimpinan publik berkaitan dengan kemampuan menjalin kerjasama dan menjadi rujukan bagi publik.

Pola kepemimpinan dalam program studi Magister Akuntansi mencakup informasi tentang kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik.

Gaya kepemimpinan Prodi Maksi SPs UMS telah mempunyai integritas dan profesional yang tinggi pada aspek pola kepemimpinan operasional, organisasional maupun publik. Tradisi kepemimpinan yang dikembangkan di Prodi Maksi SPs UMS diarahkan agar tercipta kepemimpinan yang efektif dan sesuai dengan nilai, norma, etika, dan budaya organisasi yang telah melekat, mampu menjadi suri tauladan terhadap perilaku semua unsur dalam program studi, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat.

Pola kepemimpinan operasional.

Prodi Maksi SPs UMS bersama dewan dosen telah menyusun visi prodi tahun 2030 secara realistik berdasarkan analisis SWOT dan prediksi masa mendatang. Visi 2030 ini kemudian diartikulasikan ke dalam rumusan misi, tujuan dan sasaran prodi. Pada tahap selanjutnya Prodi Maksi SPs UMS kemudian merancang Renstra dan Renop, serta Rencana Pengembangan Program Studi (RPPS) selama periode 4 tahun dan Rencana Implementasi Tahunan (RIT), yang merupakan penjabaran lebih lanjut dari visi dan misi yang telah ditetapkan. Sedangkan dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, penjabaran visi dan misi tersebut tertuang dalam desain kurikulum Prodi Maksi SPs UMS, serta di dalam obyek-obyek penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa di Prodi Maksi SPs UMS. Implementasi kepemimpinan operasional secara hirarkis ini diarahkan mampu mewujudkan hubungan baik antar civitas akademika, dan mampu menstimulasi kekuatan intelektual dosen dan mahasiswa secara arif.

Berbagai kegiatan untuk merancang dan menyusun jabaran-jabaran visi dan misi dalam berbagai kegiatan operasional tersebut, di pimpin langsung oleh Kaprodi dengan melibatkan seluruh civitas akademika dan stake holder Prodi Maksi SPs UMS, sehingga substansi dari berbagai jabaran visi misi, merupakan paduan dari ide-ide yang berasal dari kaprodi maupun dari civitas akademika dan stake holder Prodi Maksi SPs UMS.

Di dalam tataran realisasinya, kaprodi menyerahkan pelaksanaan seluruh kegiatan tersebut kepada masing-masing pihak sesuai kapasitasnya masing-masing.  Dalam hal ini Kaprodi Prodi Maksi SPs UMS akan melakukan kontrol melalui berbagai SOP yang ada, sehingga kegiatan tersebut akan berjalan sesuai dengan prosedur dan persyaratan yang telah ditentukan.

Pada setiap periode tertentu kaprodi akan melakukan pertemuan rutin, guna melakukan monitoring dan evaluasi terhadap berbagai kegiatan yang dilakukan, sehingga dapat mengetahui kemajuan dari kegiatan yang dilakukan serta memberikan berbagai solusi alternatif terhadap kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut.

Pola kepemimpinan organisasi. Secara organisatoris struktur organisasi di UMS telah tersusun secara baik. Pola kerja antar lembaga pun telah dituangkan dalam SOP, sehingga dapat berjalan sesuai yang direncanakan dan ditetapkan.

Untuk dilingkungan Sekolah Pascasarjana, berbagai kegiatan yang dilakukan oleh Prodi Maksi SPs UMS, dilakukan dibawah koordinasi Direktur dan Sekretaris Sekolah Pascasarjana UMS, dan dibantu oleh berbagai unit kerja yang ada di Sekolah Pascasarjana (Unit Administrasi Umum, Akademik, Keuangan, Perpustakaan dan Laboratorium Komputer).

Sedangkan untuk di lingkungan Universitas, dalam bidang adminsitrasi akademik Prodi Maksi SPs UMS, bekerjasama dan berkoordinasi dengan Biro Administrasi Akademik (BAA), untuk pengelolaan keuangan dengan Biro Administrasi Keuangan (BAU), untuk pengadaan sarana dan prasarana serta pemeliharaan sarana prasarana berkoordinasi dengan bagian rumah tangga BAU dan unit maintenance.

Dalam kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, Prodi Maksi SPs UMS bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, sedangkan untuk kegiatan untuk rekruitmen dan pengembangan staf, Prodi Maksi SPs UMS berkoordinasi dengan BP-SDM.

Kerjasama dan koordinasi yang dilakukan oleh Prodi Maksi SPs UMS dengan berbagai unit kerja di Sekolah Pascasarjana, maupun di lingkungan Universitas dapat berjalan dengan baik, karena seluruh tata kerja dan hubungan antar organisasi telah dituangkan dalam Panduan mutu beserta SOP-SOP-nya.

Guna menjamin terlaksananya tata kerja dan hubungan antar unit tersebut, maka secara periodik Prodi Maksi SPs UMS melakukan koordinasi dengan Lembaga Penjaminan Mutu untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan SOP yang mengatur hal tersebut.

Pola kepemimpinan publik. Guna memperkenalkan dan memperluas kapasitas kelembagaan, Prodi Maksi SPs UMS telah menjalin kerjasama dengan berbagai institusi. Kerjasama yang dilakukan diantaranya diarahkan untuk memperkuat sistem kepemimpinan publik, dimana Prodi Maksi SPs UMS mampu memberi kontribusi perubahan ke arah perbaikan secara signifikan dalam pergaulan pendidikan dan kehidupan bermasyarakat. Melalui kebijakan yang dikeluarkan oleh Wakil Rektor IV dan pimpinan Sekolah Pascasarjana, serta koordinasi dengan unit kerja yang membidangi masalah kerjasama, maka dilakukan kerjasama dengan instansi dalam negeri dan luar negeri yang terkait dengan Prodi Magister Akuntansi. Adapun kerjasama dnegan instasni dalam negeri yang terkai dengan Prodi Maksi UMS diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. DJP II Jateng melalui kegiatan Tax Center. Pada tanggal 25 Januari 2011 terjalin kerjasama dengan DJP II Jateng. Adapun jenis kegiatannya meliputi sosialisasi perpajakan, menyediakan informasi terkait perpajakan, memberikan pendampingan tata kelola keuangan dan penetapan pajak pemerintah daerah, dan kerjasama penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan mahasiswa.
  2. Bank Jateng Syariah terjalin pada tahun 2008 hingga sekarang. Jenis kegiatan yang dilakukan adalah pemagangan dan penelitian mahasiswa di bidang perbankan, kerjasama pelatihan di bidang perbankan, house to house, dan kerjasama dalam bidang keauangan UMS.
  3. Bank Indonesia. Pada tahun 2011 sampai dengan 2015 terjalin kerjasama yang bertujuan untuk meningkatan pengalaman mahasiswa dan dosen di bidang penelitian, maka dilakukan kegiatan diantaranya, analisis kebijakan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi daerah eks Surakarta, penelitian aspek pembiayaan dalam pengembangan klaster UKM di Surakarta.
  4. PT. Aksara Solopos, terjalin dari tahun 2011 sampai dengan 2014. Bertujuan untuk meningkatkan meningkatan pengalaman mahasiswa dan dosen di bidang penelitian.
  5. PT. Indosat, terjalin dari tahun 2010 sampai dengan 2014. Bertujuan untuk meningkatkan meningkatan pengalaman mahasiswa dan dosen di bidang penelitian.
  6. Kantor Penanaman Modal Kota Solo, terjalin kerjasama pada tahun 2010-2013 dengan kegiatan Penyusunan Blue Print Investasi Kota Solo dari Kantor Penanaman Modal Kota Solo.
  7. PT. Batik Danar Hadi terjalin dari tahun 2011 sampai dengan 2015. Bertujuan untuk meningkatkan meningkatan pengalaman mahasiswa dan dosen di bidang penelitian.
  8. Kementerian Keuangan RI, tahun 26 Februari 2013 sampai 26 Februari 2013 untuk Sosialisasi IFRS.
  9. Asosisasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSA-PTM) , tahun 2008 sampai dengan sekarang, yang bertujuan untuk Silaturahmi, perkembangan ilmu akuntansi, pembuatan jurnal terakreditasi, dan tata kelola yang baik.
  10. Asosiasi Program Pascasarjana PTM (APPPTM). Pada Tahun 2010 – sekarang, adapun manfaat yang diperoleh untuk tata kelola dan silaturrahmi pascasarjana muhammadiyah, Seminar nassional, dan koordinasi jurnal terakreditasi
  11. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, terjalin pada tahun 2000 hingga sekarang, dengan kegiatan berupa penyelenggaran TPA.

Sedangkan kerjasama dengan instansi Luar Negeri yang kerkait dengan prodi Maksi UMS diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. South-East Consortium for International Development (SECID). Pada bulan Agustus 2006, Universitas Muhammadiyah Surakarta menjalin kerjasama dengan South-East Consortium for International Development (SECID), sebuah konsorsium dari berbagia lembaga untuk pengembangan pendidikan, yang keanggotannya terdiri dari Alabama A&M University, University of Arkansas Pine Bluff, Auburn University, University of Connevticut, University of Kentucky, Kentucky State University, Lincoln University, Louisiana State University, Southern University, University of Tennessee, Tennessee State University, Tuskegee University, Virginia Polytechnic Institute dan State University (Virginia Tech) dan Virginia State University). Program kerjasama yang meliputi aspek peningkatan sumber daya manusia dibidang: 1. pendidikan dan pedagogi; 2.karya akademik dan penelitian, dan; 3. pelayanan publik ini, bertujuan untuk:  mengeksplorasi dan berbagi sumber daya manusia antara SECID dan UMS, dan; 2. untuk berbagi dan mengoptimalkan sumber daya lainnya yang dimiliki oleh SECID dan UMS dalam pelaksanaan berbagai upaya yang telah disepakati bersama.
  2. Kingston University. Pada bulan April 2007, Universitas Muhammadiyah Surakarta bekerjasama dengan Kingston University, dalam bidang pendidikan, penelitian dan enterprise dalam semangat kepentingan bersama. Kerjasama ini dilakukan dalam bidang: (1) kemitraan antara departemen akademis dari kedua lembaga untuk mengembangkan dan/ atau melakukan kegiatan-kegiatan kolaboratif sesuai dengan pengaturan yang akan ditetapkan dan disetujui, serta mendasarkan pada  prosedur jaminan mutu dari kedua lembaga; (2) Pertukaran staf akademik dan kemahasiswaan untuk tujuan penelitian, belajar dan mengajar; (3) Pertukaran informasi (namun tidak terbatas pada), pertukaran materi perpustakaan dan publikasi penelitian; (4)  Kerjasama penelitian dan kegiatan enterprise dan bila memungkinkan bekerja sama dengan Inggris dan/ atau industri Indonesia.
  3. University Kebangsaan Malaysia. Bulan Juni 2007, Universitas Muhammadiyah Surakarta bekerjasama dengan University Kebangsaan Malaysia, dengan tujun untuk: 1. menyelenggrakan kegiatan penelitian secara bersama-sama; 2. menjajagi kemungkinan dilakukannya di bidang akdemik; 3. saling bertukar materi pembelajaran;
  4. The Institute of oriental Studies of The University Leipzig. Bulan Juli 2008. Universitas Muhammadiyah Surakarta bekerjasama dengan The Institute of oriental Studies of The University Leipzig, dengan tujuan untuk:: 1. melakukan kegiatan penelitan, penyelenggraaan workshop dan konfrensi secara bersama; 2. pertukaran pelajar, staf pengajar dan ilmuawan; 3. pertularan publikasi karya-karya ilmiah.
  5. Service de coopertion et d’Action Culturelle Ambassade de France. Pada bulan November 2008. Universitas Muhammadiyah Surakarta bekerjasama dengan Service de coopertion et d’Action Culturelle Ambassade de France,  dengan tujuan untuk: 1. menyelenggarakan workshop dan  konfrensi secara bersama; 2. pertularan publikasi karya-karya ilmiah.
  6. Deutscher Entwicklungsdienst. Bulan Juli 2009, Bulan Juli 2008. Universitas Muhammadiyah Surakarta bekerjasama dengan Deutscher Entwicklungsdienst, dengan tujuan untuk: 1. meingkatkan kemampuan kewirausahaan mahasiswa UMS; 2.meingkatkan manajemen sistem informasi UMS; 3. pebaikian manajemen dan pemasaran UMS.
  7. Charles Darwin University. Pada bulan November 2009. Universitas Muhammadiyah Surakarta bekerjasama dengan Charles Darwin University, dengan tujuan untuk: 1. melakukan kegiatan penelitan bersama, dan pelatihan penelitian di bidang keahlian penelitian sesuai dengan kepentingan bersama; 2 pertukaran staf yang saling menguntungkan untuk mengembangkan pengajaran dan penelitian untuk kedua universitas; 3 program gelar kembar dalam disiplin yang disepakat; 4. mendorong pertukaran pelajar; 5. kerjasama lainnya yang disetujui oleh para pihak.
  8. Minessota University. 2009. Pengiriman staf pengajar untuk mengikuti short course; Pengembangan kelas internasional (double degree). Jenis kegiatan yang dilakukan dalam kerjasama ini adalah Penelitan sesuai dengan kepentingan bersama; pertukaran staf untuk mengembangkan pengajaran dan penelitian; program gelar kembar dalam disiplin yang disepakat;  Mendorong pertukaran pelajar.
  9. University of Um Durman Sudan. Pertukaran staf pengajar untuk mengikuti short course; Pengayaan materi. Jenis kegiatan yang dilakukan dalam kerjasama ini adalah Studi Lanjut mahasiswa program Doktoral dan Hibah referensi ilmiah dan jurnal ilmiah.
  10. Universitas Islam Yala Thailand. 2012. Publikasi ilmiah tentang penelitian dan kebudayaan Indonesia.
  11. Asian Development Bank. 2011. Sebagai wahana untuk penerapan ilmu pengetahuan atau pengabdian kepada masyarakat.
  12. Australia Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR) – AUSAID. Juni 2011 – Juli 2015. Kerjsama penelitian pada level international. Pendanaan penelitian dengan biaya asing.
  13. World Bank, European Commision, and Dutch. 2008 -2014. Sebagai wahana untuk penerapan ilmu pengetahuan atau pengabdian kepada masyarakat bagi dosen dan mahasiswa.
  14. 2013 – 2015. Membangun good university governanance , meningkatkan kerjasama universitas, untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi.
  15. Universitas Muhammadiyah Surakarta bekerjasama dengan National Dong HWA University.
  16. Universitas Muhammadiyah Surakarta bekerjasama dengan Kyungdong University Korea.

Dengan adanya kerjasama dengan berbagai institusi tersebut, maka saat ini Prodi Maksi SPs UMS telah menjadi pusat rujukan bagi mayarakat nasional maupun internasional dalam bidang akuntansi. Selain itu, Prodi Maksi SPs UMS juga telah mampu memposisikan diri untuk berperan secara aktif dalam kepemimpinan publik dengan melakukan perubahan perbaikan kehidupan masyarakat, khususnya di bidang pengembangan keilmuan akuntansi.